Cahya Negeri, 11 April 2026 – Peran Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) semakin meluas, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan. Di Desa Cahya Negeri, BBRIPKA Andri Suseno Edukasi tampil sebagai inisiator program ketahanan pangan mandiri.
Pada hari Minggu, Bripka Andri melaksanakan kegiatan penyuluhan yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat Desa Cahya Negeri dalam mengelola sumber daya pangan secara berkelanjutan. Acara ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan sesi pelatihan praktis yang bertajuk “Desa Mandiri Pangan, Desa Sejahtera”.
Fokus Edukasi: Dari Lahan Kosong Menjadi Lumbung Pangan
Brigpol Andri menekankan pentingnya mengoptimalkan setiap jengkal lahan yang dimiliki warga, terutama di tengah potensi perubahan iklim dan tantangan ekonomi.
Pemanfaatan Lahan Pekarangan: Disampaikan materi mengenai teknik urban farming dan pertanian vertikal (hidroponik/aquaponik) untuk lahan sempit. Warga diajak menanam sayuran cepat panen seperti kangkung, bayam, dan cabai di pekarangan rumah.
“Ketahanan pangan dimulai dari dapur kita sendiri. Satu meter pekarangan bisa menyediakan kebutuhan sayur harian keluarga. Ini juga langkah efisiensi ekonomi,” jelas Brigpol Andri.
Diversifikasi Komoditas: Selain padi, warga didorong untuk menanam komoditas lain yang memiliki nilai gizi dan jual tinggi, seperti umbi-umbian dan buah-buahan lokal.
Edukasi Pengelolaan Pasca Panen: Warga juga dibekali pengetahuan dasar tentang cara menyimpan dan mengolah hasil panen agar tidak mudah rusak, termasuk teknik sederhana pembuatan produk olahan rumah tangga yang bernilai ekonomi tambah.
Pembinaan Kelompok Tani dan Keamanan Sumber Daya
Kegiatan pembinaan ini juga fokus pada penguatan kelembagaan dan perlindungan aset pertanian:
Penguatan Kelompok Tani: Bripka Andri memfasilitasi dialog antara kelompok tani yang sudah ada dan mendorong pembentukan kelompok baru, guna memudahkan akses informasi, bibit unggul, dan permodalan.
Keamanan Pertanian: Dibahas pula masalah keamanan, seperti pencegahan pencurian hasil panen dan alat pertanian. Warga diajak aktif melaporkan jika ada indikasi kerawanan di area persawahan atau kebun.
Dampak Positif dan Harapan
Kepala Desa Cahya Negeri, Bapak Syamsul , mengungkapkan apresiasi tinggi atas inisiatif Bhabinkamtibmas. “Kami melihat Pak Andri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penyuluh pertanian. Berkat pembinaan ini, semangat bertani warga meningkat, dan kami berharap Desa Cahya Negeri segera menjadi contoh desa yang mandiri dan kuat dalam ketahanan pangannya,” katanya.
Melalui program edukasi ketahanan pangan ini, Bripka Andri membuktikan bahwa pendekatan humanis Polri mampu menciptakan kolaborasi nyata yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Cahya Negeri.









