OKU TIMUR – Mengawali tahun baru 2026 dengan semangat pelayanan prima, jajaran Polsek Semendawai III bergerak cepat melakukan langkah-langkah antisipasi bencana alam di wilayah hukumnya. Meskipun situasi terpantau kondusif tanpa adanya kejadian bencana pada Kamis (01/01/2026), aparat kepolisian enggan lengah dan tetap mengedepankan upaya mitigasi serta pencegahan dini.
Strategi Mitigasi di Lapangan
Dipimpin oleh personel sigap, Aipda Pitra dan Bripka Andri, Polsek Semendawai III melakukan penyisiran ke titik-titik rawan. Fokus utama hari ini adalah memastikan keselamatan warga melalui:
Peringatan Visual: Pemasangan spanduk imbauan di titik-titik krusial, terutama di jalur rawan longsor agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.
Pantauan Arus Sungai: Melakukan pengecekan langsung terhadap debit dan aliran sungai yang kerap menjadi titik awal potensi banjir saat intensitas hujan meningkat.
Edukasi dan Sinergi Masyarakat
Selain tindakan fisik di lapangan, Polri juga menyentuh aspek kesadaran masyarakat melalui pendekatan humanis.
“Kami mengedukasi warga melalui sambang desa dan pembinaan luhur (Binluh). Tujuannya agar masyarakat tidak panik namun tetap waspada memantau ketinggian air secara mandiri,” ujar perwakilan personil di lapangan.
Polsek Semendawai III juga terus memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan jalur komunikasi evakuasi dan bantuan tetap terbuka lebar jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Komitmen Keamanan
Hingga laporan ini diturunkan, wilayah Semendawai III dilaporkan nihil korban jiwa maupun kerugian harta benda akibat bencana. Langkah preventif ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat di tengah cuaca yang tidak menentu.









