OKU TIMUR – Dalam upaya memastikan stabilitas ketahanan pangan di tingkat desa, Bhabinkamtibmas Polsek Semendawai Suku III melaksanakan kegiatan pengecekan dan monitoring lahan pertanian ubi kayu milik warga di Desa Taraman Jaya, Kecamatan Semendawai Suku III, Kamis (0713/03/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan Polri terhadap para petani guna memastikan proses produksi pangan berjalan lancar tanpa kendala keamanan maupun teknis di lapangan.
Pemantauan Pertumbuhan dan Keamanan Lahan
Dalam kunjungan tersebut, personel Bhabinkamtibmas terjun langsung ke area perkebunan untuk melihat kondisi pertumbuhan tanaman ubi kayu. Selain melakukan pengecekan fisik tanaman, petugas juga berdialog dengan para petani mengenai kendala yang dihadapi, mulai dari ketersediaan pupuk hingga potensi gangguan hama.
“Ubi kayu merupakan salah satu komoditas pangan alternatif yang sangat potensial di Desa Taraman Jaya. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan para petani merasa aman dan nyaman dalam mengelola lahan mereka, sehingga hasil panen nantinya dapat maksimal,” ujar personel Bhabinkamtibmas di lokasi.
Himbauan Kamtibmas bagi Para Petani
Sambil memonitor lahan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan beberapa pesan penting kepada kelompok tani setempat:
Kewaspadaan Pencurian: Menghimbau petani untuk tetap waspada terhadap potensi pencurian hasil bumi menjelang masa panen.
Penguatan Sinergi: Mengajak warga untuk segera melapor kepada pihak kepolisian jika menemukan hal-hal mencurigakan di sekitar area perkebunan.
Optimalisasi Lahan: Mendorong masyarakat untuk terus mengoptimalkan lahan yang ada guna memperkuat ketahanan pangan mandiri di Desa Taraman Jaya.
Sinergi untuk Kesejahteraan
Kapolsek Semendawai Suku III, IPTU Antoni Steven, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa monitoring lahan pertanian adalah agenda rutin yang ditingkatkan. Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat adalah salah satu fondasi utama terciptanya kondusifitas Kamtibmas.
Kegiatan monitoring ini berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari para petani Desa Taraman Jaya yang merasa diperhatikan dan dibimbing oleh kehadiran Polri di tengah-tengah aktivitas pertanian mereka.









