OKU Timur -Dalam upaya menyukseskan program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Taraman Jaya, Aipda Dwi Supriyanto, melaksanakan kegiatan monitoring rutin terhadap lahan pertanian jagung milik warga di wilayah binaannya pada Sabtu (19/04).
Kegiatan sambang persawahan ini dilakukan untuk memantau langsung perkembangan tanaman jagung serta menjalin dialog interaktif dengan para petani setempat. Langkah ini diambil guna memastikan produktivitas hasil bumi di Desa Taraman Jaya tetap stabil dan terhindar dari berbagai kendala teknis di lapangan.
Sinergi Polri dan Petani
Selama monitoring, Aipda Dwi Supriyanto menyempatkan diri berdiskusi dengan kelompok tani mengenai kondisi pengairan serta potensi serangan hama yang sering muncul di musim tanam kali ini.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk memberikan dukungan moral kepada para petani. Kami ingin memastikan bahwa kendala di lapangan, baik itu soal keamanan lahan maupun distribusi sarana pertanian, dapat kita carikan solusinya bersama,” ujar Aipda Dwi di sela-sela kegiatannya.
Poin Penting dalam Monitoring:
Kesehatan Tanaman: Memastikan pertumbuhan jagung optimal untuk mencapai target panen yang maksimal.
Himbauan Kamtibmas: Mengingatkan petani untuk tetap waspada terhadap pencurian alat mesin pertanian (alsintan) dan hasil panen saat mendekati masa petik.
Konsultasi Keluhan: Menampung aspirasi petani terkait ketersediaan pupuk dan akses air irigasi.
Apresiasi Masyarakat
Warga Desa Taraman Jaya menyambut positif kehadiran anggota Polri di area persawahan. Hal ini dinilai meningkatkan rasa aman dan memotivasi petani untuk lebih giat dalam mengelola lahan mereka.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan kemandirian pangan, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan di wilayah hukum setempat.









