OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Memasuki hari Senin, aktivitas masyarakat di berbagai pusat perniagaan dan fasilitas umum kembali berdenyut normal. Guna menjamin roda perekonomian dan kegiatan warga berjalan tanpa hambatan, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka Polres OKU Timur langsung tancap gas menggelar patroli pengamanan berskala prioritas.
Pada hari ini, Senin (09/03/2026), mulai pukul 09.30 WIB, Tim Patroli Polsek Cempaka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran khusus pengamanan Objek Vital di wilayah hukumnya. Laporan situasi keamanan ini pun mendapat atensi langsung dan ditembuskan secara berjenjang hingga ke tingkat Kapolda Sumsel beserta jajaran Pejabat Utama Polda.
Giat patroli di Senin pagi menjelang siang ini menyasar dua wilayah desa yang menjadi sentra mobilitas warga, yakni Desa Cempaka dan Desa Campang Tiga Ilir. Guna memastikan pengawasan yang maksimal, petugas merampungkan total 4 (empat) kali giat penyisiran secara bergantian di titik-titik keramaian pada kedua desa tersebut.
Pelaksanaan tugas pengamanan fasilitas publik ini dipimpin dengan sigap oleh Aipda Bang Yanto, dengan didampingi oleh dua personel tangguh lainnya, yaitu Bripka Rachman dan Brigpol Harwani.
Dalam pergerakannya di lapangan, ketiga personel ini turun langsung menyambangi pusat-pusat keramaian dan objek vital. Tidak hanya memantau, petugas juga melakukan pemeriksaan selektif guna menyapu bersih segala bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kerja keras ketiga personel di awal pekan ini membuahkan hasil yang sangat membanggakan. Berdasarkan rekapitulasi data di lapangan, operasi ini mencatatkan hasil mutlak sterilisasi. Pemeriksaan terhadap target sasaran seperti aksi Premanisme, Senjata Tajam (Sajam), Senjata Api (Senpi), Narkoba, dan Minuman Keras (Miras) seluruhnya membuahkan hasil Nihil.
Selain itu, tidak ditemukan adanya kendaraan bermotor bodong atau tanpa dokumen sah (R2 maupun R4 nihil). Tingkat kepatuhan warga berlalu lintas di sekitar objek vital juga terpantau tinggi, terbukti dengan tidak adanya penindakan tilang teguran SIM maupun STNK (Nihil).
Kapolsek Cempaka, AKP Romi F. AR., M.H., secara terpisah menegaskan bahwa laporan situasi yang steril dari kejadian menonjol ini menjadi indikator keberhasilan pengamanan. “Laporan ‘Zero Incident’ ini kami tembuskan langsung ke Kapolda Sumsel. Hasil nihil pelanggaran membuktikan bahwa kehadiran personel kita sukses memberikan efek aman, sehingga masyarakat bisa beraktivitas di hari Senin ini dengan penuh ketenangan,” tegasnya.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan patroli objek vital di kedua desa tersebut usai, situasi keamanan dilaporkan terpantau sangat kondusif, dan seluruh kegiatan masyarakat mengalir dengan lancar tanpa hambatan.









