OKU TIMUR – Guna meminimalisir dampak cuaca ekstrem, Polsek Semendawai Suku III melalui unit samapta dan bhabinkamtibmas melakukan langkah proaktif berupa mitigasi dan pencegahan bencana alam di wilayah hukumnya pada Senin (05/01/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bripka Agung Nugroho dan Briptu Febsuchi ini fokus pada pemetaan serta edukasi langsung kepada masyarakat guna meningkatkan kewaspadaan dini.
Langkah Mitigasi di Lapangan
Meski hingga saat ini dilaporkan kejadian bencana alam adalah Nihil, personel di lapangan tetap melakukan berbagai upaya preventif, di antaranya:
Pengecekan Aliran Sungai: Memantau debit air secara berkala di titik-titik rawan banjir guna memberikan peringatan dini kepada warga sekitar bantaran sungai.
Pemasangan Spanduk Himbauan: Memasang peringatan di titik rawan longsor agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas, terutama saat turun hujan lebat.
Edukasi Masyarakat: Melakukan kegiatan sambang dan pembinaan luh (Binluh) untuk memberikan pemahaman mengenai cara bertindak jika terjadi bencana secara tiba-tiba.
Kordinasi dan Pencegahan
Kapolsek Semendawai Suku III menekankan bahwa kunci dari penanggulangan bencana adalah pada kekuatan koordinasi dan edukasi.
“Kami mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap kenaikan debit air sungai. Selain itu, kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar respon cepat dapat diberikan jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat,” jelas personel di lapangan.
Hingga laporan ini diturunkan, situasi di wilayah hukum Polsek Semendawai Suku III terpantau aman dan terkendali. Tidak ada laporan mengenai kerugian jiwa maupun harta benda akibat bencana alam. Kegiatan mitigasi ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk pelayanan Polri dalam melindungi keselamatan jiwa dan raga masyarakat.









