OKU Timur, 22 Maret 2026 – Sebagai anggota Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas, peran Brigpol Febri Irawan tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui sektor pertanian.
Detail Kegiatan Monitoring
Berdasarkan konteks tugas kepolisian di wilayah tersebut (Polres OKU Timur, Sumatera Selatan), berikut adalah poin-poin utama dari aksi monitoring lahan ketela ini:
* Pendampingan Petani: Brigpol Febri turun langsung ke lahan untuk berdialog dengan petani ketela, memberikan motivasi, serta mendengarkan kendala yang dihadapi di lapangan.
* Pengawasan Distribusi & Keamanan: Selain memastikan tanaman tumbuh dengan baik, monitoring ini bertujuan mencegah tindak kriminalitas di area perkebunan, seperti pencurian hasil panen yang dapat merugikan petani.
* Sinergi Kamtibmas & Ekonomi: Kegiatan ini membuktikan bahwa stabilitas keamanan (Kamtibmas) sangat erat kaitannya dengan kemandirian pangan. Jika pangan aman, masyarakat cenderung lebih tenang dan produktif.
Mengapa Fokus pada Ketela?
Ketela atau singkong merupakan komoditas strategis untuk ketahanan pangan karena:
* Adaptif: Mudah ditanam di berbagai jenis lahan.
* Sumber Karbohidrat Alternatif: Menjadi cadangan pangan utama selain beras.
* Nilai Ekonomi: Dapat diolah menjadi berbagai produk turunan (tepung tapioka, keripik, pakan ternak) yang meningkatkan pendapatan warga desa









