OKU Timur, 14 April 2026 Brigpka Andri melaksanakan kegiatan pendampingan dan monitoring intensif di lahan pertanian desa saat musim tanam bibit jagung dimulai. Kehadirannya bukan hanya simbolis, melainkan keterlibatan langsung dalam memastikan proses penanaman berjalan optimal dan aman.
Fokus Monitoring: Akurasi Tanam dan Keamanan Bibit
Kegiatan monitoring ini menyoroti beberapa aspek krusial dalam masa tanam:
Teknik Penanaman yang Tepat: Bripka Andri berinteraksi langsung dengan Kelompok Tani memastikan jarak tanam dan kedalaman penanaman bibit jagung sudah sesuai dengan rekomendasi teknis untuk mencapai hasil panen maksimal. Ini adalah langkah preventif agar waktu dan biaya yang dikeluarkan petani tidak sia-sia.
Keamanan Bibit dan Pupuk Bersubsidi: Kehadiran Bhabinkamtibmas juga berfungsi sebagai pengawasan distribusi dan penggunaan bibit serta pupuk bersubsidi. Hal ini mencegah potensi penyelewengan atau penyalahgunaan, memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran kepada petani yang berhak.
“Pendampingan ini bertujuan ganda: meningkatkan hasil panen petani dan menjaga keamanan serta ketertiban distribusi sarana pertanian. Kami ingin petani fokus bekerja tanpa khawatir adanya gangguan,” tegas Bripka Andri di sela-sela kegiatan.
Pendekatan Humanis: Polisi Sahabat Petani
Lebih dari sekadar monitoring, Bripka Andri menjadikan momen ini sebagai sarana komunikasi dua arah yang humanis. Ia turut membantu petani menanam, sekaligus mendengarkan keluhan dan hambatan yang mungkin dihadapi petani, seperti masalah irigasi atau potensi serangan hama.
Penyelesaian Masalah Cepat: Dengan cepat, Bripka Andri dapat memfasilitasi koordinasi antara petani dan pihak terkait (seperti Dinas Pertanian atau PPL) jika ditemukan kendala teknis yang memerlukan intervensi lebih lanjut.
Harapan Panen Melimpah
Ketua Kelompok Tani Sriwangi Ulu, Bapak Rosid, menyambut positif kehadiran Bripka Andri. “Kami merasa termotivasi dan lebih tenang saat Pak Bhabinkamtibmas ikut mendampingi. Beliau tidak segan ikut kotor di lumpur, dan ini membuktikan bahwa Polri benar-benar peduli pada nasib kami. Kami berharap musim tanam ini membawa berkah dan hasil panen jagung yang melimpah,” ujarnya.
Melalui pendampingan aktif di masa tanam kritis ini, Bripka Andri menunjukkan bahwa tugas kepolisian modern mencakup pengamanan seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk mengawal suksesnya program ketahanan pangan di Desa Sriwangi Ulu.









