OKU Timur, 05 April 2026– Di tengah tantangan ekonomi global, kemandirian pangan dari tingkat rumah tangga menjadi kunci pertahanan utama. Menyadari hal tersebut, Bripka Setiono terjun langsung ke tengah masyarakat Desa Tulung Harapan untuk mengobarkan semangat Gerakan Tanam Pangan Mandiri.
Aksi ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah misi edukasi untuk mengubah pola pikir masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar mereka.
Pemanfaatan Pekarangan: Solusi Cerdas Keluarga
Dalam giat pembinaannya, Brigpol Andri mengajak warga untuk tidak membiarkan sejengkal tanah pun menganggur. Ia mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan kosong untuk ditanami tanaman pangan produktif seperti sayur-mayur, cabai, tomat, hingga umbi-umbian.
“Pekarangan rumah kita adalah aset. Jika dikelola dengan baik, kita tidak perlu lagi khawatir dengan fluktuasi harga pasar karena kebutuhan dapur sudah tersedia di halaman sendiri,” ujar Bripka Setiono saat memberikan sosialisasi di salah satu kediaman warga.
Edukasi Ketahanan Pangan Keluarga
Selain memberikan motivasi, Brigpol Andri juga memberikan edukasi mengenai pentingnya ketahanan pangan keluarga. Menurutnya, ketahanan pangan mandiri bukan hanya soal menghemat pengeluaran, tetapi juga tentang menjamin asupan nutrisi yang sehat dan segar bagi anak-anak dan keluarga.
Mendorong Gerakan Tanam Mandiri
Guna memastikan keberlanjutan program ini, Brigpol Andri aktif melakukan pembinaan rutin kepada kelompok tani maupun ibu rumah tangga. Ia menekankan tiga poin utama dalam gerakannya:
Mandiri: Memenuhi kebutuhan pangan sendiri tanpa ketergantungan penuh pada pasar.
Aktif: Terlibat langsung dalam proses penanaman hingga perawatan.
Produktif: Menjadikan lahan kosong sebagai sumber pangan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Dukungan Masyarakat
Masyarakat Desa Tulung Harapan menyambut positif inisiatif ini. Kehadiran sosok polisi yang peduli terhadap urusan dapur warga menciptakan kedekatan emosional yang kuat antara Polri dan rakyat. Dengan semangat gotong royong, warga kini mulai terlihat aktif membersihkan lahan-lahan tidur untuk dipersiapkan sebagai kebun pangan produktif.
Melalui edukasi dan pembinaan yang konsisten dari Bripka Setiono, Desa Tulung Harapan diharapkan mampu bertransformasi menjadi desa mandiri pangan yang menjadi percontohan bagi wilayah lainnya.









