OKU Timur – Peran Kepolisian di tengah masyarakat kini semakin meluas, tak hanya berfokus pada keamanan, namun juga turut aktif dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Hal ini dicontohkan oleh Briptu Yoga Pratama, seorang Bhabinkamtibmas, yang secara rutin dan intensif melakukan monitoring serta pendampingan terhadap lahan jagung di desa binaannya, Desa Kota Mulya.
Berbeda dari patroli rutin, kegiatan Briptu Yoga ini berfokus langsung di tengah hamparan ladang jagung. Dengan mengenakan seragam, ia terlihat akrab berdiskusi dengan para petani mengenai perkembangan tanaman, potensi hama penyakit, hingga memastikan ketersediaan pupuk.
“Pendampingan ini adalah wujud nyata dukungan Polri terhadap program swasembada pangan. Kami ingin memastikan hasil panen petani optimal dan mereka merasa aman serta terperhatikan,” ujar Briptu Yoga Pratama.
Petani Merasa Terbantu dan Termotivasi
Para petani di Desa Kota Mulya menyambut positif kehadiran Briptu Yoga. Menurut Bapak Haris pendampingan ini memberikan motivasi tersendiri.
* Pencegahan Dini: Briptu Yoga turut membantu mengidentifikasi masalah lebih awal, seperti penyebaran ulat atau kekurangan nutrisi pada tanah.
* Koordinasi Cepat: Ia menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara petani dengan instansi terkait, seperti PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) dan Dinas Pertanian.
* Jaminan Keamanan: Kehadirannya di ladang juga secara tidak langsung memberikan rasa aman dari potensi gangguan atau pencurian hasil tani.
Dengan monitoring yang ketat dan kolaborasi yang baik, lahan jagung di desa tersebut diperkirakan akan menghasilkan panen raya yang signifikan dalam waktu dekat. Inisiatif Briptu Yoga Pratama ini menjadi teladan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dapat membawa dampak nyata pada kesejahteraan dan stabilitas pangan lokal.









