OKU TIMUR – Tingginya intensitas curah hujan yang melanda wilayah hukum Polsek Semendawai Suku III tidak hanya berdampak pada pemukiman, tetapi juga mengancam sektor perikanan warga. Merespons hal tersebut, Brigpol Febri Irawan melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi kolam ikan milik warga di Desa Karang Marga, Kamis (8/1/2026).
Langkah ini diambil setelah adanya laporan mengenai debit air kolam yang meluap akibat hujan deras yang mengguyur sejak dini hari.
Antisipasi Kerugian Gagal Panen
Dalam pengecekannya, Brigpol Febri mendapati beberapa kolam ikan warga sudah mencapai batas maksimal (overload) bahkan mulai meluap ke area sekitarnya. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi membuat ikan peliharaan warga lepas mengikuti arus air, yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi cukup besar bagi para petani ikan.
“Kami hadir untuk memastikan kondisi di lapangan dan membantu warga memberikan solusi sementara, seperti memasang jaring pengaman tambahan agar ikan tidak hanyut saat air meluap,” ujar Brigpol Febri Irawan di lokasi.
Edukasi dan Kewaspadaan
Selain melakukan pengecekan fisik, Brigpol Febri juga berdialog dengan para pemilik kolam dan memberikan beberapa himbauan penting:
Pemasangan Pagar Jaring: Menyarankan warga untuk memperkuat atau memasang jaring di sekeliling kolam sebagai penghalau ikan keluar.
Pengaturan Saluran Pembuangan: Memastikan saluran air (outlet) tidak tersumbat sampah agar sirkulasi air tetap lancar dan tidak menjebol tanggul kolam.
Waspada Cuaca Ekstrem: Mengingatkan warga untuk tetap memantau kondisi kolam secara berkala selama curah hujan masih tinggi.
Komitmen Pelayanan
Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam segala situasi, termasuk menjaga aset ekonomi warga dari dampak bencana alam. Hingga saat ini, personel Polsek Semendawai Suku III terus melakukan monitoring di berbagai titik rawan untuk memastikan situasi tetap terkendali.









