OKU Timur – Sebagai upaya mendorong potensi komoditas unggulan desa, Bhabinkamtibmas Desa Margodadi, Bripka Andri Suseno, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembibitan kopi milik warga pada Jum’at ( 15/05).
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan kualitas bibit kopi yang akan ditanam oleh petani benar-benar unggul, guna menjamin hasil panen yang produktif di masa mendatang.
Fokus pada Kualitas Sejak Dini
Dalam kunjungannya, Bripka Andri Suseno tidak hanya melihat kondisi fisik bibit, tetapi juga berdialog dengan para petani mengenai teknik perawatan dan penyemaian. Langkah ini dinilai krusial karena kopi merupakan salah satu pilar ekonomi utama bagi masyarakat di Desa Margodadi.
Poin utama dalam pengecekan ini meliputi:
- Kesehatan Bibit: Memastikan bibit terbebas dari jamur dan hama daun yang sering menyerang pada usia dini.
- Standar Penanaman: Memberikan motivasi kepada petani untuk tetap mengikuti anjuran teknis agar persentase tumbuh bibit di lahan permanen nanti lebih tinggi.
- Keamanan Area: Menjaga situasi kamtibmas di sekitar area pembibitan dan perkebunan agar aktivitas pertanian warga berjalan aman tanpa gangguan.
“Kualitas panen kopi sangat ditentukan dari kualitas bibitnya. Kami hadir untuk memotivasi petani agar lebih teliti dalam perawatan awal ini. Jika pembibitannya bagus, maka ekonomi warga Desa Margodadi ke depan juga akan semakin kuat,” ujar Bripka Andri Suseno.
Komitmen Polri Terhadap Kesejahteraan Petani
Monitoring bibit kopi ini merupakan bagian dari program pendampingan ketahanan pangan dan ekonomi kreatif yang dijalankan oleh Polri. Melalui kehadiran Bhabinkamtibmas, diharapkan segala kendala yang dihadapi petani kopi dapat segera dipetakan dan dicari solusinya.
Respon positif datang dari para petani setempat yang merasa terbantu dengan kehadiran Polri di tengah-tengah mereka. Sinergi ini diharapkan dapat menjadikan Desa Margodadi sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas tinggi yang mampu bersaing di pasar luas








