OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka membuktikan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga hadir mengawal denyut nadi perekonomian masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Sebagai wujud dukungan terhadap ketahanan pangan, aparat kepolisian turun langsung mendampingi para petani dalam memasarkan hasil buminya.
Pada hari ini, Selasa (26/05/2026), mulai pukul 09.00 WIB, jajaran Polsek Cempaka melaksanakan giat monitoring dan pendampingan penjualan hasil panen jagung milik petani asal Kecamatan Cempaka. Proses penjualan dan serah terima hasil bumi ini dilaksanakan di Gudang Bulog Terukis Rahayu, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur.
Mewakili Kapolsek Cempaka, AKP Romi Fitrayansyah, M.H., giat pengawalan ini dipimpin langsung di lapangan oleh Kanit Binmas Polsek Cempaka, Aiptu Erwin. Kehadiran pihak kepolisian bertujuan untuk memastikan seluruh proses transaksi, mulai dari penimbangan tonase hingga uji kualitas, berjalan transparan, aman, dan lancar.
Dalam giat monitoring tersebut, petugas Bulog melakukan serangkaian pemeriksaan ketat. Hasilnya sangat menggembirakan bagi para pahlawan pangan asal Cempaka. Dari data yang dihimpun, total hasil panen jagung yang berhasil diserap oleh Bulog pada hari ini mencapai angka 10.100 Kilogram (10,1 Ton).
Belasan ton jagung tersebut dikemas rapi dalam 202 karung, dengan berat masing-masing karung mencapai 50 kilogram. Kualitas panen petani Cempaka juga patut diacungi jempol, di mana hasil pengujian kadar air oleh tim ahli pegawai Bulog menunjukkan angka 11,3 persen, yang mengindikasikan kualitas jagung dalam kondisi sangat baik dan kering optimal.
Secara terpisah, Kapolsek Cempaka, AKP Romi Fitrayansyah, M.H., menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan tindak lanjut konkret dari program penyerapan jagung oleh Bulog yang telah disosialisasikan di Polres OKU Timur beberapa waktu lalu.
“Langkah ini adalah wujud sinergi Polri dalam mendukung program pemerintah pusat terkait ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga jual jagung di tingkat petani. Kami ingin memastikan jerih payah petani terbayar dengan harga yang pantas sesuai standar pemerintah,” tegas Kapolsek.
Lebih lanjut, Kapolsek memastikan bahwa jajaran Bhabinkamtibmas akan terus diinstruksikan untuk proaktif memonitoring lahan-lahan pertanian warga. “Kami akan terus hadir, mulai dari memantau perkembangan masa tanam, memberikan imbauan keamanan alat pertanian, hingga mendampingi petani di masa pascapanen seperti hari ini,” imbuhnya.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan penimbangan dan bongkar muat panen jagung di Gudang Bulog selesai dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB, situasi dilaporkan berjalan dengan sangat tertib, lancar, dan kondusif. Para petani pun dapat pulang dengan senyum lega setelah hasil panen mereka terserap maksimal oleh negara.









