OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Komitmen untuk mewujudkan wilayah bebas asap terus dibuktikan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka Polres OKU Timur. Tidak menunggu api muncul, personel kepolisian justru “membanjiri” masyarakat dengan edukasi dan patroli pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara intensif.
Sepanjang hari ini, Senin (02/02/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB, Polsek Cempaka tercatat telah melaksanakan total 55 kegiatan penanggulangan Karhutla di wilayah hukumnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, kegiatan didominasi oleh upaya penyadartahuan masyarakat. Petugas melakukan penyebaran Maklumat Kapolda sebanyak 30 kali kegiatan. Langkah ini diperkuat dengan sosialisasi tatap muka sebanyak 15 kali, di mana petugas mendatangi langsung para petani dan pemilik lahan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya serta sanksi hukum membakar lahan.
Selain edukasi door-to-door, upaya visual dan pengawasan lapangan juga digencarkan. Sebanyak 2 spanduk larangan Karhutla dipasang di titik strategis. Sementara itu, untuk memastikan tidak ada aktivitas pembakaran liar, tim melaksanakan Patroli Terpadu sebanyak 8 kali menyisir area perkebunan dan lahan tidur yang dianggap rawan.
“Hari ini kami fokus penuh pada pencegahan. Total 55 giat kami laksanakan, mayoritas adalah sebar maklumat dan sosialisasi. Kami ingin pola pikir masyarakat berubah, bahwa membuka lahan tidak harus dengan cara membakar,” ujar Kapolsek Cempaka, AKP Romi Fitrayansyah, M.H.
Berkat upaya preventif yang masif tersebut, situasi di lapangan sangat kondusif. Hingga pukul 16.00 WIB, dilaporkan NIHIL titik panas (hotspot) yang terdeteksi, serta NIHIL kejadian kebakaran yang memerlukan pemadaman.
Kapolsek menambahkan bahwa pihaknya akan terus mempertahankan intensitas kegiatan ini, mengingat pencegahan adalah kunci utama dalam menanggulangi bencana asap di Kabupaten OKU Timur.









