OKU TIMUR – Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan stok di pasar, tetapi dimulai dari kemandirian keluarga di rumah. Pesan edukatif inilah yang dibawa oleh Briptu Yoga Pratama saat melaksanakan giat pembinaan masyarakat di Desa Bungin Jaya, Rabu (27/5/2026).
Dalam kunjungannya, Briptu Yoga tidak hanya sekadar menyapa warga, namun membawa misi penting: mengajak masyarakat untuk lebih produktif dengan memanfaatkan setiap jengkal tanah yang ada.
Pemanfaatan Lahan Tidur
Briptu Yoga mengajak warga untuk menoleh kembali ke pekarangan rumah masing-masing. Ia mendorong agar lahan-lahan kosong yang selama ini terbengkalai diubah menjadi aset produktif, baik melalui pembuatan kolam ikan keluarga maupun penanaman sayur-mayur.
“Pekarangan yang hijau dan kolam ikan yang terisi bukan sekadar pemandangan, tapi adalah jaminan pangan bagi keluarga di masa depan. Kita manfaatkan lahan yang ada agar tidak menjadi lahan tidur,” ujar Briptu Yoga di hadapan warga.
Edukasi Ketahanan Pangan Mandiri
Selain memberikan motivasi, Briptu Yoga juga menyosialisasikan pentingnya Gerakan Tanam Pangan Mandiri. Langkah ini dilakukan untuk:
Mengurangi Pengeluaran Dapur: Dengan memanen sayur dan ikan sendiri, ekonomi keluarga menjadi lebih stabil.
Kesehatan Keluarga: Mengonsumsi hasil tanam sendiri yang lebih segar dan organik.
Kemandirian Desa: Menciptakan ketahanan pangan yang dimulai dari skala rumah tangga hingga merambah ke tingkat desa.
Dukungan Warga
Gerakan ini disambut antusias oleh warga Desa Bungin Jaya. Sosialisasi yang dibawakan secara humanis oleh personel Polri ini membuat masyarakat merasa didukung dalam mengelola potensi ekonomi lokal mereka.
Melalui edukasi dan pembinaan ini, diharapkan Desa Bungin Jaya dapat menjadi contoh desa mandiri yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri melalui pemanfaatan sumber daya yang ada secara maksimal.









