OKU TIMUR – Selain fokus pada pemulihan infrastruktur pasca banjir, Polsek Semendawai Suku III juga memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian guna memastikan stabilitas ketahanan pangan lokal tetap terjaga.
Personel Bhabinkamtibmas, Bripka Andri Suseno, secara intensif melaksanakan kegiatan pendampingan dan monitoring di lahan pertanian milik warga Desa Margodadi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa produktivitas lahan tetap optimal meski wilayah tersebut baru saja terdampak luapan air.
Fokus Monitoring dan Pendampingan
Dalam kunjungannya ke area persawahan dan perkebunan, Bripka Andri Suseno melakukan pengecekan mendetail pada beberapa sektor utama:
Komoditas Utama: Pengecekan pada tanaman padi dan jagung yang menjadi tumpuan ekonomi warga.
Tanaman Hortikultura: Pemantauan komoditas lokal lainnya untuk memastikan diversitas pangan.
Siklus Pertanian: Memastikan seluruh proses, mulai dari penanaman kembali (jika ada yang rusak), perawatan rutin, hingga estimasi masa panen tidak terhambat oleh kendala teknis maupun dampak cuaca.
“Kami hadir untuk memastikan para petani merasa tenang. Pendampingan ini bertujuan untuk mendeteksi sedini mungkin kendala yang dihadapi petani di lapangan, baik itu masalah pengairan maupun ketersediaan pupuk, sehingga proses pemulihan ekonomi pasca banjir bisa lebih cepat,” ungkap Bripka Andri.
Memastikan Kelancaran Distribusi
Monitoring ini juga dilakukan untuk meminimalisir potensi gagal panen akibat sisa-sisa material banjir yang mungkin tertinggal di lahan. Polri berkomitmen untuk terus mengawal ketersediaan pangan di wilayah hukum Polsek Semendawai Suku III agar tetap aman dan lancar.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para petani setempat yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat kepolisian yang aktif memberikan motivasi dan dukungan langsung di area lahan pertanian mereka.









