OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Komitmen untuk menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di jalan raya terus ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka. Guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang sering memanfaatkan jalur perlintasan antardesa, operasi penertiban terus diintensifkan.
Pada hari ini, Kamis (28/05/2026), terhitung mulai pukul 10.30 WIB, Unit Patroli Polsek Cempaka kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Bentuk kegiatan kali ini difokuskan pada razia dan penyekatan selektif yang menyasar para pengguna jalan, baik pengendara kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4).
Giat operasi penertiban menjelang siang ini dipusatkan pada dua titik akses perlintasan utama, yakni Jalan Raya Desa Sukaraja dan Jalan Raya Desa Cempaka. Demi memastikan pengawasan berlapis dan maksimal, petugas secara estafet merampungkan total 4 (empat) giat pemeriksaan di sepanjang jalur poros tersebut.
Tugas penertiban di lapangan ini dikawal penuh oleh kekuatan empat personel tangguh dari Polsek Cempaka. Tim patroli tersebut terdiri dari Aipda Bang Yanto, Bripka Dedi D, Bripka Arie W, dan Brigpol Harwani.
Dalam pelaksanaannya, petugas memberhentikan kendaraan yang melintas secara selektif dengan tetap mengedepankan teguran simpatik dan sikap humanis. Pemeriksaan difokuskan pada tingkat kepatuhan aturan berlalu lintas, termasuk pengecekan kelengkapan surat-surat kendaraan (SIM dan STNK) serta edukasi penggunaan helm berstandar SNI.
Lebih dari sekadar pemeriksaan lalu lintas, petugas juga melaksanakan security check terhadap barang bawaan, area bagasi mobil, hingga di bawah jok motor. Langkah taktis ini adalah bentuk antisipasi preventif terhadap tindak pidana 3C (Curat, Curas, Curanmor), memastikan tidak ada pergerakan senjata tajam (Sajam), senjata api rakitan (Senpira), atau barang terlarang lainnya di wilayah hukum Cempaka.
Kehadiran personel kepolisian yang bersiaga merazia jalur perlintasan ini diharapkan mampu memberikan shock therapy bagi para pelaku kriminalitas, sekaligus memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan yang sedang beraktivitas.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan penertiban ini berakhir, arus lalu lintas di kedua jalur raya tersebut terpantau mengalir dengan lancar. Para pengendara bersikap kooperatif, dan situasi kewilayahan dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, serta terkendali.









