OKU TIMUR – Dampak curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Semendawai Suku III tidak hanya menyasar area pertanian dan pemukiman, tetapi juga menjadi perhatian bagi para pelaku usaha peternakan. Menanggapi kondisi tersebut, Aipda Pitra Jaya Satria melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi peternakan bebek milik warga di Desa Kota Tanah, Kamis (8/1/2026).
Pengecekan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan hewan ternak serta memastikan sarana prasarana kandang tetap aman pasca-cuaca ekstrem yang melanda sejak semalam.
Mitigasi Dampak Penyakit dan Luapan Air
Dalam kunjungannya, Aipda Pitra Jaya Satria berdialog langsung dengan para peternak mengenai kendala yang dihadapi saat musim penghujan. Selain risiko luapan air yang dapat merendam area kandang, kelembapan yang tinggi juga rawan memicu munculnya penyakit pada unggas.
“Kami mengimbau para peternak untuk lebih ekstra dalam menjaga kebersihan kandang dan memastikan sirkulasi air di sekitar area peternakan lancar, guna mencegah kerugian akibat ternak yang sakit atau hanyut terbawa air,” ujar Aipda Pitra Jaya.
Dukungan Kamtibmas untuk Petani dan Peternak
Kehadiran personel Polsek Semendawai Suku III di Desa Kota Tanah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan sektor hewani. Selain memantau dampak cuaca, petugas juga memberikan himbauan Kamtibmas agar warga tetap waspada terhadap potensi tindak pencurian ternak di tengah situasi bencana.
Hasil Pantauan
Hingga saat ini, kondisi peternakan bebek di Desa Kota Tanah terpantau masih dalam batas aman. Meskipun terdapat genangan di sekitar lokasi, para peternak telah melakukan langkah-langkah antisipasi secara mandiri.
Apresiasi diberikan oleh warga Desa Kota Tanah atas kepedulian kepolisian yang tetap hadir memberikan dukungan moral dan pengamanan, meskipun kondisi cuaca masih belum stabil









