OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Mobilitas masyarakat pada Minggu malam kerap kali dimanfaatkan oleh oknum pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya atau memuluskan pergerakan barang terlarang. Mengantisipasi kerawanan tersebut dan guna memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat di akhir pekan, jajaran kepolisian terus mengintensifkan operasi penyekatan wilayah secara tegas dan terukur.
Pada hari Minggu (02/08/2026), terhitung mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai, Unit Patroli kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Pelaksanaan giat di bawah pekatnya malam ini memfokuskan sasaran pada razia, pemeriksaan selektif, dan deteksi dini bagi para pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4).
Operasi penertiban dan penyekatan ini dipusatkan pada akses perlintasan strategis, yakni di kawasan Jalan Raya Desa Sukanegeri, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten OKU Timur. Demi memastikan pengawasan berlapis yang maksimal di jalur poros tersebut, petugas secara estafet sukses merampungkan total 4 (empat) giat pemeriksaan.
Tugas penertiban lalu lintas dan pengamanan kewilayahan di lapangan ini dikawal penuh oleh kekuatan empat personel tangguh. Turun langsung menyaring kendaraan yang melintas di tengah malam, tim patroli ini diawaki oleh:
Aiptu Erwin
Bripka Rachman
Brigpol Roberto
Brigpol Dodi
Dalam pelaksanaannya, tim patroli memberhentikan kendaraan yang melintas secara selektif dengan tetap mengedepankan prinsip Senyum, Sapa, Salam (3S) yang dipadukan dengan ketegasan prosedural. Petugas melakukan pemeriksaan intensif terhadap kelengkapan surat-surat administrasi berkendara (SIM dan STNK) serta memastikan kepatuhan standar keselamatan.
Lebih dari sekadar pemeriksaan administrasi lalu lintas, petugas juga melaksanakan security check secara mendetail terhadap barang bawaan, area bagasi mobil, hingga kompartemen di bawah jok motor. Langkah taktis ini merupakan wujud antisipasi preventif terhadap potensi Tindak Pidana 3C (Curat, Curas, Curanmor), sekaligus memastikan nihilnya pergerakan senjata tajam (Sajam), senjata api rakitan (Senpira), minuman keras, serta peredaran barang terlarang di jalur lintas.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan penertiban malam ini berakhir, arus lalu lintas di kawasan tersebut terpantau mengalir dengan lancar. Para pengendara bersikap sangat kooperatif mematuhi arahan petugas, dan situasi kewilayahan dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, serta terkendali sepenuhnya.









