OKU TIMUR – Menindaklanjuti curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Kabupaten OKU Timur sejak Rabu malam, jajaran pimpinan tingkat kecamatan terjun langsung memantau titik rawan bencana. Pada Kamis (8/1/2026) siang, telah dilaksanakan kegiatan monitoring debit air Sungai Burnai di RT 11 RW 05, Desa Burnai Mulya, Kecamatan Semendawai Timur.
Kegiatan monitoring ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Semendawai Suku III IPTU Antoni Steven, S.Kom., M.M., bersama Danramil 403-14/SS III Kapten CZI Dwi Prasetyo, dan Camat Semendawai Timur Sdr. Solihan. Kehadiran tiga pilar ini bertujuan untuk memastikan keselamatan warga serta memetakan langkah darurat pasca-hujan lebat yang terjadi lebih dari 12 jam.
Kondisi Luapan di Pemukiman
Berdasarkan hasil pantauan di lokasi RT 11 RW 05, luapan air Sungai Burnai sempat menggenangi halaman rumah warga. Tercatat sebanyak dua unit rumah terdampak dengan ketinggian air mencapai ±25 cm.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dari dua rumah yang terdampak, satu di antaranya memang dalam keadaan tidak berpenghuni. Saat ini genangan air terpantau sudah berangsur-angsur surut seiring berhentinya hujan,” ujar Kapolsek IPTU Antoni Steven di lokasi pemantauan.
Antisipasi Dini Pasca-Cuaca Ekstrem
Peningkatan debit air ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur sejak Rabu (7/1) pukul 21.00 WIB hingga Kamis pagi pukul 09.00 WIB. Monitoring intensif ini dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dini (deteksi dini) guna mencegah kerugian yang lebih besar apabila terjadi luapan susulan.
Dalam rombongan tersebut, tampak hadir pula Kanit Reskrim IPDA M. Indra Fahrozi, S.H., Kanit Binmas Aipda Agus Riyanto, S.E., serta Kades Burnai Mulya Sdr. Agus Irawan yang ikut menyisir area bantaran sungai.
Situasi Kondusif
Hingga pukul 14.30 WIB, situasi di Desa Burnai Mulya dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Meski air mulai surut, Kapolsek tetap menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera membersihkan saluran air di sekitar rumah guna mempercepat pengaliran air.
Sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan Semendawai Timur ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa tenang dengan kehadiran para pimpinan di tengah situasi bencana.









