OKU TIMUR – Pasca meluapnya Sungai Macak yang sempat merendam pemukiman warga, jajaran kepolisian bergerak cepat membantu proses pemulihan infrastruktur sosial. Pada Selasa (13/1/2026) pagi, puluhan personel gabungan Polres OKU Timur dan Polsek Semendawai Suku III melaksanakan kegiatan Bakti Sosial pembersihan tempat ibadah di Desa Gunung Sugih.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Jami Darul Islam, RT 01 RW 01, ini dimulai pukul 09.45 WIB. Aksi bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Semendawai Suku III, IPDA M. Indra Fahrozi, S.H., dengan melibatkan 12 personel gabungan.
Sinergi Polri dan Masyarakat
Dalam pelaksanaannya, pihak kepolisian tidak bergerak sendiri. Kanit Reskrim berkolaborasi erat dengan Kepala Desa Gunung Sugih, Bapak Sunarso, beserta jajaran perangkat desa. Bersama-sama, mereka bahu-membahu membersihkan sisa-sisa lumpur dan sampah yang terbawa arus luapan sungai di area dalam maupun halaman luar masjid.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Fokus kami adalah mempercepat pemulihan fasilitas publik, khususnya rumah ibadah, agar warga Desa Gunung Sugih bisa kembali melaksanakan ibadah shalat dengan nyaman dan bersih,” ujar IPDA M. Indra Fahrozi di sela kegiatan.
Kondisi Terkini Pasca Banjir
Meskipun Masjid Jami Darul Islam berjarak sekitar 300 meter dari aliran Sungai Macak, sisa-sisa material luapan air sempat mengganggu estetika dan kenyamanan rumah ibadah tersebut.
Hingga saat ini, situasi di Desa Gunung Sugih terpantau kondusif:
Kemandirian Warga: Warga terdampak secara gotong royong telah membersihkan rumah masing-masing.
Kesehatan: Tidak ditemukan adanya laporan atau keluhan masalah kesehatan yang signifikan dari warga pasca banjir.
Cuaca: Kegiatan berlangsung di bawah cuaca cerah, yang sangat mendukung proses pembersihan lingkungan.
Aksi bakti sosial ini berakhir pada pukul 10.30 WIB dengan kondisi masjid yang sudah kembali bersih dan siap digunakan oleh jamaah. Semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama cepatnya proses pemulihan di wilayah Kecamatan Semendawai Suku III.







