OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Akhir pekan seringkali menjadi momen bagi masyarakat untuk menggelar acara syukuran atau pernikahan. Guna memastikan pesta rakyat berjalan aman dan tidak berubah menjadi ajang gangguan keamanan, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka melakukan monitoring langsung ke lokasi hajatan.
Pada hari ini, Sabtu (07/02/2026), personel piket Polsek Cempaka melaksanakan giat sambang dan himbauan kamtibmas di sebuah acara pernikahan warga di Desa Gunung Batu, Kecamatan Cempaka.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh dua personel piket, yakni Aipda Bang Yanto dan Bripka Rachman Mu’minin.
Dalam kesempatan tersebut, petugas menemui langsung tuan rumah (shohibul hajat) serta pimpinan hiburan organ tunggal. Dengan cara yang santun dan humanis, kedua personel tersebut menyampaikan himbauan tegas terkait larangan memutar musik aliran remix, house music, atau DJ yang bertempo tinggi.
”Kami hadir di Desa Gunung Batu hari ini untuk bersilaturahmi sekaligus mengingatkan. Silakan bergembira merayakan pernikahan, namun kami minta dengan sangat agar tidak ada musik remix. Hiburan hendaknya yang santun dan dapat dinikmati semua kalangan tanpa memicu adrenalin berlebih,” ujar Aipda Bang Yanto kepada tuan rumah.
Bripka Rachman Mu’minin menambahkan bahwa larangan ini bukan tanpa alasan. Musik remix kerap kali menjadi pemicu aksi tawuran antar pemuda, konsumsi minuman keras, hingga penyalahgunaan narkoba di lokasi hajatan.
”Kita ingin hajatan ini berkah dan aman sampai selesai. Jangan sampai karena musik remix, acara yang sakral malah rusak karena ada keributan atau mabuk-mabukan,” tegasnya.
Kapolsek Cempaka, AKP Romi Fitrayansyah, M.H., secara terpisah menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan tegas berupa pembubaran acara dan penyitaan alat musik jika himbauan larangan remix ini dilanggar. Hal ini demi menjaga kondusifitas wilayah hukum Polsek Cempaka.
Tuan rumah dan panitia acara menyambut baik kedatangan petugas dan berkomitmen untuk mematuhi aturan tersebut demi kelancaran acara. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi hajatan Desa Gunung Batu terpantau aman, tertib, dan terkendali.









