OKU TIMUR – Menghadapi pergantian tahun yang kerap dibarengi dengan cuaca ekstrem, Polsek Semendawai Suku III melakukan langkah proaktif melalui serangkaian kegiatan Mitigasi dan Pencegahan Bencana Alam.
Meskipun hingga Selasa (30/12/2025) situasi di wilayah hukum Polsek SS III terpantau aman dan nihil kejadian bencana, jajaran kepolisian tidak ingin lengah sedikitpun.
Langkah Nyata di Lapangan
Dua personel Polsek SS III, Bripka Endrayanto dan Briptu Febsuchi, terjun langsung ke titik-titik krusial untuk melaksanakan tindakan pencegahan dini. Fokus utama kegiatan kali ini meliputi:
Pemasangan Spanduk Peringatan: Pemasangan himbauan dilakukan di area jalan yang rawan longsor serta lokasi strategis lainnya agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat melintas.
Pengecekan Debit Air: Petugas melakukan pengecekan langsung terhadap aliran sungai di daerah-daerah yang memiliki riwayat rawan banjir guna memantau kenaikan permukaan air secara berkala.
Edukasi Masyarakat: Melalui metode sambang dan pembinaan penyuluhan (binluh), personel memberikan edukasi kepada warga bantaran sungai agar selalu siaga terhadap potensi banjir bandang.
Sinergi dan Koordinasi
Kapolsek Semendawai Suku III menekankan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya soal penanganan saat kejadian, melainkan seberapa kuat persiapan dalam pencegahan. Oleh karena itu, koordinasi dengan instansi terkait terus diperkuat guna memastikan kesiapan personel dan peralatan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
“Kami mengutamakan pencegahan (preventif). Dengan memberikan edukasi dan memasang rambu-rambu peringatan, kami berharap masyarakat lebih waspada. Alhamdulilah, hingga saat ini korban jiwa maupun kerugian harta benda akibat bencana alam dilaporkan nihil,” ujar petugas di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi kamtibmas dan kondisi alam di wilayah Kecamatan Semendawai Suku III tetap terpantau kondusif. Polsek SS III menghimbau masyarakat untuk segera melapor melalui Bhabinkamtibmas jika melihat tanda-tanda kenaikan debit air yang tidak wajar atau gejala tanah longsor.









