OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Ancaman kejahatan jalanan tidak hanya mengintai di malam hari. Kondisi jalanan yang cenderung sepi di jam-jam rawan siang hari saat masyarakat sibuk beraktivitas atau beristirahat, kerap menjadi celah yang dimanfaatkan oleh para pelaku tindak kriminal. Mengantisipasi hal tersebut, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka terus mengintensifkan pergerakan di lapangan.
Pada hari ini, Selasa (26/05/2026), tepat mulai pukul 11.30 WIB, Unit Patroli Polsek Cempaka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Giat kewilayahan di siang bolong ini difokuskan pada patroli menyisir daerah-daerah rawan guna mengantisipasi potensi Tindak Pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).
Penyisiran di jam krusial ini memprioritaskan dua akses jalur utama, yakni Jalan Raya Desa Harisan Jaya dan Jalan Raya Desa Sukabumi. Guna memastikan pengawasan berjalan maksimal, petugas merampungkan 2 (dua) giat patroli secara estafet di sepanjang jalur perlintasan tersebut.
Tugas pengamanan kewilayahan ini dikawal penuh oleh kekuatan empat personel sigap dari Polsek Cempaka. Bergerak menyusuri jalan raya dan area permukiman, tim patroli ini dipimpin oleh Aipda Yudi P, dengan didukung kesiapsiagaan penuh dari Bripka Jhon H, Bripka Rachman M, dan Brigpol Dodi I.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan secara mobile (berkeliling) dan sesekali berhenti di titik-titik yang dipetakan sebagai area rawan (stasioner). Kehadiran mobil patroli kepolisian di jalanan antardesa ini diharapkan mampu memberikan efek kejut (shock therapy) sekaligus mempersempit ruang gerak dan mematikan niat buruk komplotan kriminal 3C.
“Patroli di jam 11.30 WIB ini sangat krusial. Kehadiran kami di jalur Harisan Jaya dan Sukabumi bertujuan untuk memastikan masyarakat yang sedang dalam perjalanan maupun yang meninggalkan rumahnya untuk bekerja merasa aman dan terlindungi dari segala bentuk ancaman,” urai salah satu personel di sela-sela giat patroli.
Secara terpisah, pimpinan Polsek Cempaka menegaskan bahwa pengamanan di waktu-waktu rawan adalah bentuk komitmen pelayanan prima Polri kepada masyarakat. Kehadiran personel di lapangan ditujukan untuk meminimalisir segala bentuk gangguan Kamtibmas setiap saat.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan patroli antisipasi 3C di kedua desa tersebut usai dilaksanakan, situasi di lapangan dilaporkan terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Arus lalu lintas mengalir lancar tanpa adanya laporan kejadian menonjol.









