OKU TIMUR – Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang tidak menentu, Polres OKU Timur melalui Polsek Semendawai III memperketat pengawasan di titik-titik rawan bencana. Pada Minggu (18/01/2026), dua personel cekatan, Brigpol Burhan dan Brigpol Muslih, dikerahkan untuk melakukan langkah mitigasi proaktif di lapangan.
Bukan sekadar patroli biasa, aksi ini merupakan langkah nyata Polri dalam melindungi warga dari ancaman banjir dan tanah longsor yang kerap mengintai saat intensitas hujan meningkat.
Langkah Nyata di Lapangan
Ada beberapa poin utama yang menjadi fokus petugas dalam kegiatan penanggulangan bencana hari ini:
Peringatan Dini: Pemasangan spanduk imbauan dilakukan di titik-titik strategis, terutama di jalur rawan longsor, agar para pengendara lebih berhati-hati saat melintas.
Pantau Debit Air: Petugas melakukan pengecekan langsung ke aliran sungai guna memantau ketinggian debit air secara real-time sebagai deteksi dini bahaya banjir.
Edukasi Door-to-Door: Melalui giat sambang dan pembinaan penyuluhan (Binluh), personel memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah penyelamatan mandiri jika debit air sungai mulai naik.
Sinergi dan Kewaspadaan
Kapolres OKU Timur menekankan bahwa pencegahan adalah kunci utama. Selain memberikan imbauan langsung kepada warga, Polsek Semendawai III juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kesiapsiagaan personel maupun peralatan jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas tertinggi kami. Kami meminta warga untuk tetap tenang namun selalu waspada terhadap perubahan cuaca di lingkungan masing-masing,” ujar perwakilan Polsek dalam laporannya.
Situasi di wilayah hukum Polsek Semendawai III terpantau aman dan kondusif, namun patroli serupa akan terus diintensifkan sebagai bentuk pelayanan prima Polri kepada masyarakat.









