OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Ancaman bencana alam akibat perubahan cuaca ekstrem menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh elemen, tak terkecuali kepolisian. Guna meminimalisir risiko jatuhnya korban dan kerugian materil, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka Polres OKU Timur bergerak cepat melakukan langkah mitigasi dan pencegahan dini di lapangan.
Sepanjang hari ini, Senin (16/02/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, Unit Patroli Polsek Cempaka menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) khusus Penanggulangan Bencana Alam di wilayah hukumnya.
Kegiatan strategis ini dipimpin oleh Aipda Bang Yanto, dengan melibatkan kekuatan total 3 (tiga) personel.
Fokus utama pergerakan petugas dibagi menjadi dua aspek, yakni Mitigasi Fisik dan Pencegahan Edukatif. Di lapangan, petugas turun langsung ke titik-titik rawan untuk memasang rambu-rambu peringatan di area jalan yang rawan longsor serta memasang spanduk himbauan keselamatan. Selain itu, pengecekan debit aliran Sungai Komering dilakukan secara berkala guna mendeteksi potensi bahaya banjir sedini mungkin.
“Hari ini kami fokuskan patroli terpadu pada mitigasi bencana. Kami pasang rambu di titik longsor dan mengecek debit air Sungai Komering. Kami juga memberikan edukasi langsung (Binluh) kepada warga, terutama yang tinggal di bantaran sungai, agar selalu waspada jika sewaktu-waktu air naik,” papar Aipda Bang Yanto usai memimpin giat penyisiran.
Sebagai langkah antisipasi lanjutan, Polsek Cempaka juga terus mengintensifkan koordinasi lintas sektoral dengan instansi terkait (TNI, Pemerintah Kecamatan, dan BPBD) agar penanganan darurat dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran jika bencana benar-benar terjadi.
Kapolsek Cempaka, AKP Romi Fitrayansyah, M.H., menegaskan bahwa keselamatan warga adalah hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto). “Kehadiran personel di lapangan bukan sekadar patroli biasa, tapi wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan masyarakat aman dari ancaman bencana alam,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pantauan menyeluruh hingga pukul 17.00 WIB, Polsek Cempaka melaporkan situasi wilayah dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ada kejadian bencana alam (Nihil), baik longsor maupun banjir, sehingga tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil.









