OKU TIMUR – Menindaklanjuti dampak kesehatan akibat luapan Sungai Macak, Bhayangkari Ranting Semendawai Suku III menunjukkan aksi nyata melalui kolaborasi kemanusiaan bersama Puskesmas Taraman. Pada Minggu (11/01/2026), digelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pembagian obat-obatan secara gratis bagi warga terdampak.
Kegiatan ini difokuskan untuk menyisir keluhan kesehatan masyarakat yang muncul pasca-banjir, mengingat genangan air seringkali membawa berbagai bibit penyakit.
Respon Cepat Keluhan Masyarakat
Berdasarkan data di lokasi, mayoritas masyarakat mulai mengeluhkan gangguan kesehatan setelah melakukan aktivitas pembersihan rumah. Beberapa keluhan yang mendominasi antara lain:
Penyakit Kulit: Gatal-gatal akibat kontak dengan air luapan yang kotor.
Pencernaan: Gejala diare yang menyerang anak-anak.
Gangguan Fisik Lainnya: Keluhan mual dan pusing pasca-evakuasi.
Sinergi untuk Kesejahteraan Warga
Ketua Bhayangkari Ranting Semendawai Suku III menyampaikan bahwa giat kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan warga tetap dalam kondisi fisik yang prima meski baru saja tertimpa musibah. Petugas medis dari Puskesmas Taraman diterjunkan langsung untuk memberikan diagnosa dan memberikan obat-obatan yang dibutuhkan secara cuma-cuma.
“Kami tidak ingin setelah air surut, masyarakat justru jatuh sakit. Oleh karena itu, bersama Puskesmas Taraman, kami hadir untuk memberikan layanan kesehatan jemput bola agar pemulihan pasca-luapan air ini berjalan maksimal,” ujar perwakilan pihak kepolisian setempat.
Edukasi Pola Hidup Bersih
Selain memberikan pengobatan, tim gabungan juga memberikan edukasi mengenai pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama dalam hal mengonsumsi air bersih dan menjaga kebersihan tangan setelah membersihkan sisa-sisa lumpur banjir.
Hingga kegiatan berakhir, antusiasme warga sangat tinggi. Kehadiran Bhayangkari dan tenaga kesehatan ini dirasakan sangat membantu meringankan beban masyarakat Desa terdampak di wilayah Semendawai Suku III.









