Home / Sosial

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:59 WIB

Jelang Nataru, Polsek Cempaka Sisir Penjual Kembang Api dan Petakan Titik Kumpul Warga

OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) mulai digencarkan. Pada Selasa(16/12/2025), personel Polsek Cempaka melaksanakan pengecekan dan monitoring peredaran kembang api serta petasan di wilayah hukumnya.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 13.30 WIB ini menyasar toko-toko kelontong yang biasanya marak menjual petasan saat momen besar seperti bulan puasa atau tahun baru.

Tim yang terdiri dari Aipda Dwi S., Aipda Adi S., dan Briptu Niko melakukan pemeriksaan intensif di sejumlah lokasi. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, petugas tidak menemukan (Nihil) adanya toko di wilayah Cempaka yang menjual petasan atau kembang api secara terbuka.

Baca Juga  Kolaborasi Cepat! Aipda Agus Riyanto Dampingi Layanan Kesehatan Gratis bagi Korban Banjir Burnai Mulya

“Dari keterangan para pemilik toko, saat ini mereka tidak lagi menyetok petasan karena pergeseran perilaku pembeli. Warga kini lebih banyak membeli petasan secara online. Penjualan fisik biasanya hanya terjadi saat hari pasar (kalangan) oleh pedagang dari wilayah OKI, yang jadwalnya hanya satu kali seminggu,” jelas Aipda Dwi S.

Meski tidak ditemukan stok petasan, petugas tetap memberikan himbauan tegas kepada pemilik toko agar tidak mencoba menyediakan atau menjual petasan. Hal ini demi mencegah gangguan ketertiban, kenyamanan lingkungan, serta risiko fatal kebakaran.

Pemetaan Titik Kumpul Malam Tahun Baru

Selain merazia petasan, Polsek Cempaka juga memetakan lokasi yang berpotensi menjadi titik kumpul massa saat malam pergantian tahun nanti.

Baca Juga  Dukung Sektor Hortikultura, Bripka Andri Suseno Monitoring Pembibitan Cabai di Desa Margodadi

Hasil pemetaan menunjukkan bahwa tidak ada lokasi khusus yang menjadi pusat keramaian besar di wilayah hukum Polsek Cempaka.

“Tradisi warga di sini, khususnya para remaja, biasanya hanya berkumpul di depan rumah, persimpangan jalan, atau jembatan desa. Kegiatan yang dilakukan umumnya sederhana, seperti manggang jagung sembari menunggu detik-detik pergantian tahun,” tambah petugas.

Kapolsek Cempaka, AKP Romi Fitrayansyah, S.H., menyatakan bahwa pemetaan dan monitoring ini penting sebagai langkah deteksi dini. Pihaknya ingin memastikan malam pergantian tahun di wilayah Cempaka berjalan aman, kondusif, dan jauh dari insiden yang membahayakan akibat ledakan petasan.

Share :

Baca Juga

Sosial

Dukung Swasembada Pangan, Aipda Dwi Supriyanto Laksanakan Monitoring Lahan Jagung di Desa Taraman Jaya

Sosial

Amankan “Emas Merah”, Polsek Semendawai Suku III Kawal Ketat Kebun Cabai dan Jalur Distribusi

Sosial

Tak Hanya Jaga Keamanan, Briptu Yoga Pratama Turun Tangan Pantau Ketahanan Pangan di Desa Kota Mulya

Sosial

Dukung Ketahanan Pangan, AIPDA Agus Riyanto Pantau Perkembangan Lahan Jagung di Desa Margorejo

Sosial

Pererat Kedekatan, Brigpol Muslih Berikan Edukasi Kamtibmas bagi Masyarakat Desa Suka Mulya

Sosial

Bhabinkamtibmas Desa Taman Harjo Monitoring Pertumbuhan Lahan Jagung Warga, Dorong Ketahanan Pangan Lokal

Sosial

Kawal Komoditas Unggulan, Aipda LD. Sitompul Pantau Langsung Kesiapan Lahan Semangka di Desa Burnai Jaya

Sosial

Bhabinkamtibmas Desa Jaya Mulya giat monitoring lahan jagung