OKU Timur, 2 Juni 2026 – Di tengah isu krusial lonjakan harga komoditas cabai yang meresahkan pasar, upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan pasokan pangan menjadi sorotan. Di Desa Taraman Brigpol Febri Irawan dari Polsek Semendawai Suku III menunjukkan dedikasi ganda, tidak hanya fokus pada Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) konvensional, tetapi juga mengawal langsung potensi panen cabai yang siap membanjiri pasar.
Aksi Brigpol Febri ini bukan tanpa alasan. Cabai, terutama jenis cabai rawit merah dan cabai merah keriting, saat ini menjadi ‘emas hijau’ di tingkat petani. Kenaikan harganya yang signifikan — bahkan mencapai angka Rp80.000 per kilogram — menciptakan potensi kerawanan mulai dari pencurian di lahan hingga praktik penimbunan yang dapat memperkeruh kondisi pasar.
“Kami hadir di tengah masyarakat, bukan hanya untuk menyelesaikan kasus, tapi juga memastikan roda perekonomian mereka berjalan aman. Lahan cabai yang siap panen ini adalah aset vital saat ini,” ujar Brigpol Febri saat ditemui di sela patroli di area persawahan. “Patroli rutin kami intensifkan, terutama menjelang pagi dan malam hari, untuk mencegah adanya pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara melanggar hukum, seperti pencurian hasil panen.”
Dalam menjalankan tugasnya, Brigpol Febri Irawan aktif berdialog dengan para petani, mendengarkan keluhan mereka, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya segera melaporkan potensi ancaman keamanan.
Dampak Positif dan Harapan Kestabilan
Kehadiran polisi yang humanis namun tegas ini memberikan rasa aman bagi para petani. Dengan terkawalnya proses panen, diharapkan pasokan cabai dari Kecamatan Semendawai Suku III dapat berjalan lancar ke pasar-pasar, berkontribusi langsung dalam menekan laju inflasi dan menstabilkan harga yang belakangan ini melonjak.
Upaya Brigpol Febri Irawan ini menjadi contoh nyata sinergi antara aparat keamanan dan sektor pertanian, membuktikan bahwa stabilitas Kamtibmas sangat erat kaitannya dengan ketahanan pangan dan kestabilan ekonomi masyarakat.









