OKU Timur – Komitmen Polri dalam mengawal ketahanan pangan sektor perikanan terus diperkuat. Briptu Febsuchi Tri Choirul, Bhabinkamtibmas Desa Taman Mulyo, melakukan kunjungan intensif ke sejumlah kolam budidaya ikan milik warga guna menyerap aspirasi dan mencatat secara detail berbagai kendala yang dihadapi para petani ikan di lapangan.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap hambatan yang dirasakan peternak ikan mendapatkan atensi dan solusi dari pihak terkait melalui jalur pelaporan kepolisian.
Pendataan Masalah Secara Akurat
Briptu Febsuchi tidak hanya sekadar berkunjung, namun melakukan dialog mendalam dengan para pembudidaya terkait teknis dan manajemen kolam. Beberapa poin utama yang menjadi catatan dalam pemantauannya meliputi:
Ketersediaan dan Harga Pakan: Mencatat keluhan terkait fluktuasi harga pakan pabrikan yang berdampak pada biaya produksi.
Kualitas Air dan Hama: Mengidentifikasi kendala teknis seperti penurunan kualitas air akibat cuaca serta serangan penyakit ikan musiman.
Akses Pemasaran: Mendata kesulitan warga dalam menyalurkan hasil panen agar mendapatkan harga yang kompetitif.
Laporan Berjenjang untuk Solusi Tepat Sasaran
Hasil dari pengecekan dan pencatatan di Desa Taman Mulyo ini tidak hanya menjadi arsip, melainkan langsung dilaporkan secara berkala kepada pimpinan di tingkat Polsek maupun Polres.
“Tugas kami adalah menjadi mata dan telinga bagi masyarakat. Setiap kendala yang dihadapi petani ikan di Desa Taman Mulyo saya catat secara mendetail untuk kemudian dilaporkan kepada pimpinan. Tujuannya agar ada tindak lanjut, baik itu melalui koordinasi dengan dinas terkait maupun melalui program bantuan Polri,” jelas Briptu Febsuchi.
Sinergi Demi Swasembada Ikan
Melalui peran aktif Briptu Febsuchi, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara aparat, pemerintah desa, dan para petani. Dengan pelaporan yang cepat dan akurat, diharapkan intervensi bantuan atau penyuluhan dapat segera turun ke Desa Taman Mulyo, sehingga potensi perikanan desa tersebut dapat berkembang menjadi motor ekonomi wilayah.









