OKU TIMUR – Personel Polsek Semendawai Suku III bergerak cepat melakukan pengecekan situasi terkini pasca luapan Sungai Dua PT. LPI yang menggenangi pemukiman warga di Desa Burnai Mulya, Kecamatan Semendawai Timur, pada Kamis (8/1/2026) siang.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, debit air dilaporkan mulai menunjukkan tren menurun. Meski demikian, di beberapa titik jalan desa, ketinggian air terpantau masih mencapai kisaran 50 cm.
Kondisi Terkini di Lapangan
Dampak dari luapan sungai yang dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan tersebut saat ini masih merendam dua unit rumah di Dusun 5, Desa Burnai Mulya. Dari kedua bangunan tersebut, satu unit rumah dalam keadaan kosong, sementara satu unit lainnya masih berpenghuni.
Kapolsek Semendawai Suku III, IPTU Antoni Steven, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama. Hingga saat ini, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa luapan air tersebut.
Langkah Responsif Polsek dan Muspika
Menanggapi kondisi ini, Kapolsek menginstruksikan Kanit Binmas Aipda Agus Riyanto untuk turun langsung mendampingi unsur Muspika ke lokasi terdampak. Kehadiran aparat di tengah masyarakat bertujuan untuk:
Koordinasi Strategis: Bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan Semendawai Timur dan Pemerintah Desa Burnai Mulya guna menentukan langkah antisipasi menghadapi potensi hujan susulan.
Himbauan Kamtibmas: Mengingatkan warga untuk tetap waspada dan tidak meremehkan kenaikan debit air yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Mitigasi Bencana: Menyarankan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman bagi warga yang rumahnya masih terendam air demi mengutamakan keselamatan jiwa.
Waspada Area Rawan
Wilayah Dusun 5 Desa Burnai Mulya memang tercatat sebagai titik yang rentan terhadap luapan Sungai Dua PT. LPI jika debit air sungai sudah melebihi kapasitas badan sungai akibat curah hujan yang ekstrem.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Forkopimcam dan perangkat desa untuk memastikan bantuan atau langkah darurat dapat segera diambil jika cuaca kembali memburuk,” ujar Aipda Agus Riyanto saat melakukan peninjauan.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat di sepanjang bantaran sungai untuk terus meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan ini dan segera melapor kepada petugas jika membutuhkan bantuan evakuasi.









