OKU Timur – Dalam rangka mendukung penuh program ketahanan pangan nasional, personel kepolisian Brigpol Muslih melaksanakan giat monitoring dan sambang dialogis di lahan pertanian jagung milik warga Desa Kerujon, hari ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan aktivitas pertanian di wilayah Desa Kerujon berjalan lancar serta memberikan rasa aman kepada para petani dalam mengelola lahan mereka.
Poin-Poin Giat Monitoring:
Pemantauan Pertumbuhan Tanaman: Brigpol Muslih meninjau langsung kondisi tanaman jagung untuk memastikan lahan dikelola secara produktif dan bebas dari kendala hama maupun irigasi.
Serap Aspirasi Petani: Melakukan dialog interaktif dengan kelompok tani mengenai ketersediaan sarana produksi pertanian (saprotan) seperti pupuk dan bibit.
Himbauan Keamanan (Kamtibmas): Mengingatkan para petani untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian hasil bumi maupun peralatan mesin pertanian di area perladangan.
“Jagung merupakan salah satu komoditas unggulan yang dapat menopang ekonomi warga. Kehadiran kami di Desa Kerujon adalah untuk memastikan para petani dapat bekerja dengan tenang dan produktif,” ujar Brigpol Muslih di sela-sela pemantauan.
Sinergi untuk Kesejahteraan Desa
Kehadiran Brigpol Muslih di tengah ladang jagung disambut baik oleh masyarakat Desa Kerujon. Sinergi antara kepolisian dan petani ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pangan di tingkat desa serta mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga.
Harapan Kedepan
Melalui monitoring rutin ini, diharapkan produktivitas jagung di Desa Kerujon terus meningkat, sehingga mampu mewujudkan desa yang mandiri pangan dalam situasi Kamtibmas yang kondusif.









