OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Komitmen untuk mewujudkan wilayah yang bebas dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tidak mengenal kata libur bagi jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka. Sadar bahwa kelengahan sedikit saja dapat memicu bencana kabut asap, aparat kepolisian justru semakin menggencarkan operasi pencegahan secara masif di akhir pekan.
Pada hari ini, Minggu (03/05/2026), terhitung sejak pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB, personel Polsek Cempaka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) khusus Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla. Tidak tanggung-tanggung, dalam rentang waktu di hari libur tersebut, petugas sukses merampungkan total 50 (lima puluh) giat operasi preventif yang tersebar di berbagai titik rawan.
Rangkaian kegiatan all-out ini berfokus pada langkah edukasi dan deteksi dini guna membangun kesadaran kolektif masyarakat. Adapun rincian dari 50 kegiatan tersebut meliputi penyebaran Maklumat Kapolda Sumsel tentang Larangan Karhutla sebanyak 27 giat, penyuluhan dan sosialisasi langsung kepada warga maupun pekebun sebanyak 12 giat, pelaksanaan Patroli Terpadu di area rawan sebanyak 7 giat, serta pemasangan spanduk peringatan di 3 titik strategis.
Kapolsek Cempaka, AKP Romi F. AR., M.H., menegaskan bahwa pengerahan personel secara maksimal pada hari Minggu ini adalah bukti keseriusan Polri dalam melindungi ekosistem lingkungan dan kesehatan warga.
”Bencana Karhutla tidak pernah mengenal hari libur, karena itu pengawasan kami pun tidak boleh kendor. Melalui 50 giat hari ini, kami terus mengajak dan mengedukasi masyarakat, terutama yang sedang beraktivitas di kebun, agar mutlak meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar. Edukasi masif ini adalah kunci pencegahan,” ujar Kapolsek.
Berkat upaya pencegahan yang begitu konsisten serta sinergitas yang terbangun baik dengan masyarakat, situasi kewilayahan Polsek Cempaka terpantau sangat aman. Berdasarkan pemantauan dan laporan di lapangan hingga Minggu petang, tidak ditemukan adanya titik panas (Nihil Hotspot) maupun titik api, sehingga tidak ada kegiatan pemadaman maupun penegakan hukum (Gakkum) yang harus dilakukan oleh petugas.
”Alhamdulillah, di akhir pekan ini situasi terpantau Zero Hotspot. Kondisi nihil kebakaran ini tentunya adalah hasil dari kerja keras aparat dan kesadaran warga Cempaka yang semakin tinggi. Kita akan terus pertahankan situasi kondusif ini,” tambah AKP Romi.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan penanggulangan Karhutla ditutup pada pukul 18.00 WIB, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Cempaka dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan terkendali.









