OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Komitmen tanpa henti dalam menjaga wilayah dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dibuktikan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka. Setiap notifikasi anomali suhu yang tertangkap satelit langsung direspons dengan pengecekan fisik dini ke lapangan secara cepat dan terukur.
Pada hari Senin (12/10/2026), tepat di pagi buta mulai pukul 06.30 WIB, Unit Patroli Polsek Cempaka langsung bergerak menindaklanjuti deteksi titik panas (hotspot). Anomali dari Satelit NOAA20 (tingkat confidence Medium) ini terpantau sejak hari Minggu, 11 Oktober 2026, melalui sistem Aplikasi Stop Karhutla Polda Sumsel dan BRIN.
Giat penelusuran darat di pagi hari ini dikawal langsung oleh dua personel andalan:
Aipda Yudi Putra
Aipda Rino Riki
Berbekal panduan navigasi dari titik koordinat yang dilaporkan, tim menyisir rute menuju kawasan di dekat wilayah Betung Timur, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten OKU Timur. Setibanya di lokasi sasaran yang diidentifikasi berjenis lahan rawa dan semak belukar, petugas melakukan pengecekan menyeluruh dan memastikan bahwa kobaran api di lokasi tersebut telah padam sepenuhnya.
Dari hasil observasi lapangan, luas area yang sempat terdampak diperkirakan mencapai 1 Hektare. Hingga saat ini, identitas pemilik lahan di episentrum tersebut masih belum diketahui dan dalam proses pendataan lebih lanjut. Kendati api sudah padam secara alami atau akibat minimnya bahan bakar di area basah tersebut, petugas tetap melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik sisa bara yang berpotensi menyala kembali.
Seluruh data verifikasi lapangan telah diinput dan diverifikasi ke dalam sistem Aplikasi Stop Karhutla. Melalui giat tanggap pagi hari ini, Polsek Cempaka memastikan situasi kewilayahan di sektor Betung Timur dan sekitarnya tetap berada dalam keadaan aman, kondusif, serta terkendali.









