OKU Timur, 03 Januari 2026 – Semangat untuk mewujudkan kemandirian pangan desa terus digelorakan, kali ini melalui inisiatif langsung dari Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Taraman Jaya, AIPDA Pitra Jaya Satria.
Pada hari Minggu, AIPDA Pitra melaksanakan sesi edukasi dan pembinaan yang berfokus pada strategi penguatan Ketahanan Pangan lokal. Acara yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan kelompok tani ini bertujuan untuk mentransformasi kebiasaan bertani menjadi praktik yang lebih efisien, modern, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Fokus Utama: Optimalisasi Lahan dan Diversifikasi Pangan
Dalam sesi pembinaan, AIPDA Pitra menyoroti tantangan pangan global dan bagaimana Desa Taraman Jaya dapat menjadi benteng pertahanan mandiri. Beberapa materi utama yang disampaikan meliputi:
Pemanfaatan Lahan Tidur dan Pekarangan: Warga diajarkan teknik intensive farming dan cara bercocok tanam di lahan sempit (seperti metode vertikultur atau polibag) untuk menghasilkan pangan keluarga, seperti sayuran dan rempah-rempah.
“Ketahanan pangan bukan hanya urusan sawah luas, tapi juga dimulai dari sepetak tanah di halaman rumah kita. Dengan teknik yang benar, pekarangan kosong bisa menjadi lumbung nutrisi bagi keluarga,” jelas AIPDA Pitra.
Diversifikasi Komoditas Unggulan: Warga didorong untuk tidak hanya bergantung pada satu jenis tanaman, melainkan memperkaya jenis tanaman pangan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi dan tahan terhadap perubahan cuaca, misalnya ubi kayu, talas, atau tanaman legum lainnya.
Pembinaan Kemitraan dan Keamanan
Edukasi ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara petani, pemerintah desa, dan kepolisian:
Pendampingan Pengurusan Bantuan: AIPDA Pitra menawarkan diri untuk memfasilitasi komunikasi dan membantu kelompok tani dalam pengurusan proposal atau administrasi untuk mendapatkan akses pupuk bersubsidi dan bibit unggul.
Keamanan Produk Pertanian: Disampaikan pula pentingnya Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) diperluas hingga ke area pertanian, mencegah kasus pencurian hasil panen atau alat pertanian yang dapat merugikan petani.
Respons Positif dan Harapan Baru
Kepala Desa Taraman Jaya, Bapak Fahrur, menyambut baik inisiatif dari AIPDA Pitra. “Kami berterima kasih atas perhatian Bhabinkamtibmas yang luar biasa. Edukasi ini membuka wawasan baru bagi petani kami, bahwa polisi juga adalah mitra dalam mewujudkan desa yang maju dan mandiri secara pangan. Kami siap mengaplikasikan ilmu yang diberikan,” ungkapnya.
Dengan semangat kolaborasi yang dibangun oleh AIPDA Pitra Jaya Satria, Desa Taraman Jaya optimistis dapat meningkatkan produktivitas pertaniannya dan mengukuhkan posisinya sebagai desa yang memiliki ketahanan pangan yang kuat.









